Sunday, June 14, 2015

Urus-Urus KUA

Naaah...ada yang paling penting ini yang belom gue share disini...KUA!!! hahaha
Catering dan gedung siap tapi gak ada penghulunya gimana mau nikah hahaha...

Tahap pengurusan ini gak repot kok...karena gue dan Dundut akad nikah di Pencak Silat, otomatis kita berdua harus sama-sama mengurus surat numpang nikah di KUA kampung Makasar Jakarta Timur. Soalnya domisili kita sama-sama di KUA Kramat Jati.

Pertama, siapkan dokumen-dokumen yang di perlukan :
  1. Fotocopy KTP kita dan pasangan
  2. Fotocopy KTP orangtua kita dan pasangan
  3. Fotocopy Kartu Keluarga kita dan pasangan
  4. Materai 6000 2 lembar
  5. Fotocopy Ijazah terakhir 
  6. Foto 2x3 dan 3x4 masing-masing 4 lembar
Kedua, minta surat pengantar dari RT setempat. Nanti kita disuruh ngisi surat pernyataan belum pernah menikah yang ditandatangani di atas materai 6000. Setelah dapet pengantar RT, segera minta tandatangan RW.

Ketiga, minta surat pengantar kelurahan setempat. Surat pengantar dari RT tadi dibawa ya dan dokumen-dokumen yang tadi udah gue sebutin. Nanti dari kelurahan akan mengeluarkan surat pengantar N1, N2, dan N4.
N1 --> surat keterangan untuk nikah
N2 --> surat keterangan asal-usul
N4 --> surat keterangan tentang orang tua

Keempat, bawa semua surat pengantar dan dokumen ke KUA kecamatan setempat. Karena gue numpang nikah di KUA lain, maka gue minta surat keterangan untuk numpang nikah di KUA kampung Makasar.

Kelima, setelah dapet semua surat pengantarnya, gue dan Dundut sengaja cuti untuk ngurus ke KUA Makasar tempat kita berdua numpang nikah. Di cek semua kelengkapan dokumennya, terus kita di daftarin di buku gede gitu di sana sama petugasnya, nikah dimana dan jam berapanya, lalu di suruh bayar sebesar Rp. 600.000 yang harus langsung di setor ke bank bri terdekat. Setelah itu, kita di temuin sama Bapak penghulu yang akan nikahin kita, beliau cek lagi surat pengantar kita udah lengkap belum, tulisan nama kita dll, berhubung masih sekitar 4 bulanan lagi kita nikahnya, jadi belum ngomongin teknisnya sama Pak penghulunya, misalnya kayak beliau mau dijemput atau gimana, terus mas kawinnya apa, kayak gitunya, jadi kita minta nomer hape si bapak aja nanti buat komunikasi ngomongin teknisnya.

Sekian...nah..gak susah kan...ayo buruan nikaaah...ups :p

No comments:

Post a Comment